13/11/2008
|
hadhramaut.info
حجم الخط
Singapura yang notbene sebagai negari kecil yang terletak di Asia Tenggar ini memperhatikan bagaimana kondisi kesehatan para pengungsi pasca banjir. Kondisi tersebut membuat Singapura ikut prihatin dan mengirimkan tim kesehatan dengan dokter dan perawat spesialisnya. Menurut rencana hari ini (13/11) negeri tersebut akan membuka posko kesehatan di daerah Shibam, Bin Ali, Al Khoutha, dan Tarim.
Banyaknya jumlah pengungsi di Provinsi tersebut menyebabkan tim kesehatan harus ekstra kerja dengan berpindah pindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Secara umum mereka kesulitan sebab transportasinya sulit untuk menjangkau tempat pengungsian mereka, meski demikian mereka tetap menjalaninya sesuai dengan missinya.
Tim kesehatan yang diterjunkan merupakan hasil kerjasama antara yayasan Arrahmah dengan badan kordinasi komunitas arab di Singapura dengan dibantu oleh para pelajar Singapura yang tengah belajar di Rubat Tarim dan Darul Musthafa. Sejauh ini belum diketahui berapa jumlah dokter dan perawat yang dikirim dari negeri tersebut, tapi sangat membantu para korban, demikian seperti dilaporkan hadhramaut.info.
Banyaknya jumlah pengungsi di Provinsi tersebut menyebabkan tim kesehatan harus ekstra kerja dengan berpindah pindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Secara umum mereka kesulitan sebab transportasinya sulit untuk menjangkau tempat pengungsian mereka, meski demikian mereka tetap menjalaninya sesuai dengan missinya.
Tim kesehatan yang diterjunkan merupakan hasil kerjasama antara yayasan Arrahmah dengan badan kordinasi komunitas arab di Singapura dengan dibantu oleh para pelajar Singapura yang tengah belajar di Rubat Tarim dan Darul Musthafa. Sejauh ini belum diketahui berapa jumlah dokter dan perawat yang dikirim dari negeri tersebut, tapi sangat membantu para korban, demikian seperti dilaporkan hadhramaut.info.