Senin 15/September/2025
|
hadhramaut.info
حجم الخط
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, dan Gubernur Provinsi Jakarta dan
Gorontalo bekerjasama dengan Duta Besar Negara-negara Timur Tengah mengadakan program pembaharuan Hubungan Ekonomi antara Indonesia dan Timur Tengah (IMEU 2016). Acara tersebut dibuka pada hari Senin lalu 12 Oktober 2016.
Gorontalo bekerjasama dengan Duta Besar Negara-negara Timur Tengah mengadakan program pembaharuan Hubungan Ekonomi antara Indonesia dan Timur Tengah (IMEU 2016). Acara tersebut dibuka pada hari Senin lalu 12 Oktober 2016.
Program ini meliputi sektor bisnis, niaga, investasi, dan pariwisata, dan diadakan setiap satu
tahun sekali, acara kali ini merupakan perdana program tersebut. Melalui program ini pemerintah Republik Indonesia ingin membuka kesempatan untuk berinvestasi sebesar-besarnya untuk para investor Timur Tengah di kota Gorontalo, dan pemerintah RI akan memberikan kemudahan seluas-luasnya untuk membuka lapangan kerja di daerah tersebut.
Sektor yang ditawarkan : sektor daya baik listrik ataupun geothermal, pengadaan rel KA, Sektor Pariwisata (Tempat Rekreasi Pentadio, Saba, dan Anggrek), Pengembangan Budi Daya Habitat Air, Industri (Kertas, Kayu, Gula), Niaga Pertanian (Jagung, Beras, Kedelai) Kelautan (Ikan dan Udang).
Dalam acara pembukaan tersebut hadir, Gubernur Gorontalo, Pensihat Kementerian Luar Negeri, dan Para Duta Besar Negara-negara Timur Tengah diantaranya : Yordania, Palestina, dan wakil negara-negara lainnya.
Perlu diketahui, Gorontalo dibuka resmi tahun 2001 dan terletak di timur Indoneia, Provinsi
Sulawesi Utara, daerah Minahasa, pada tahun 2014 penduduk gorontalo mencapai 1.134.498 jiwa.
tahun sekali, acara kali ini merupakan perdana program tersebut. Melalui program ini pemerintah Republik Indonesia ingin membuka kesempatan untuk berinvestasi sebesar-besarnya untuk para investor Timur Tengah di kota Gorontalo, dan pemerintah RI akan memberikan kemudahan seluas-luasnya untuk membuka lapangan kerja di daerah tersebut.
Sektor yang ditawarkan : sektor daya baik listrik ataupun geothermal, pengadaan rel KA, Sektor Pariwisata (Tempat Rekreasi Pentadio, Saba, dan Anggrek), Pengembangan Budi Daya Habitat Air, Industri (Kertas, Kayu, Gula), Niaga Pertanian (Jagung, Beras, Kedelai) Kelautan (Ikan dan Udang).
Dalam acara pembukaan tersebut hadir, Gubernur Gorontalo, Pensihat Kementerian Luar Negeri, dan Para Duta Besar Negara-negara Timur Tengah diantaranya : Yordania, Palestina, dan wakil negara-negara lainnya.
Perlu diketahui, Gorontalo dibuka resmi tahun 2001 dan terletak di timur Indoneia, Provinsi
Sulawesi Utara, daerah Minahasa, pada tahun 2014 penduduk gorontalo mencapai 1.134.498 jiwa.
Baca juga
Dirjen Telkom Pesisir Hadhramaut Survei Kerusakan Akibat Badai Di Lembah Hajr
Rabu 23/September/2026
Wakil Al-Kathiri Survei Kerusakan Sumber Air Al-Syuruj Dan Arahkan Pemulihan Secepatnya
Senin 21/September/2026
Kepolisian Tarim Menangkap Tersangka Pemecah Kaca Dan Pembakar Beberapa Kendaraan
Minggu 20/September/2026